Example floating
Example floating

Menjelang Grand Launching, KERATON UMKM Lebak Ruhay Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru di Lebak

Screenshot 2026 08 16 19 01 02 11 96b26121e545231a3c569311a54cda96
spanduk 120x600

LEBAK — Kawasan Jalan Sunan Kalijaga, tepat di depan Terminal Kota Rangkasbitung, kini tengah bersiap menyambut kehadiran pusat ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat bernama KERATON UMKM Lebak Ruhay.

Pusat kegiatan ekonomi dan wadah bagi para pelaku usaha lokal tersebut dijadwalkan melaksanakan grand launching pada 21 Agustus 2026. Peresmian rencananya dilakukan oleh Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya.

logo

Kehadiran KERATON UMKM Lebak Ruhay diharapkan menjadi salah satu ruang baru bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan, memasarkan, dan mengembangkan produk lokal Lebak.

Gagasan menghadirkan pusat UMKM terpadu ini diinisiasi oleh Abah Elang Mangkubumi bersama rekannya, Pak Salim. Penataan kawasan tersebut diharapkan mampu mengangkat kelas pelaku UMKM lokal melalui fasilitas yang lebih representatif, konsep yang modern, serta pendampingan yang berkelanjutan.

Semangat Meninggalkan Warisan Kebaikan

Saat ditemui di lokasi, Abah Elang Mangkubumi mengatakan bahwa motivasi utama menghadirkan KERATON UMKM Lebak Ruhay berangkat dari keinginan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

«“Kami di masa tua ini hanya ingin meninggalkan legacy (warisan) yang baik, itu saja. Buat makan sudah cukup, buat plesiran cukup. Tinggal bagaimana masa tua ini kami bisa meninggalkan jejak yang baik untuk bekal nanti. Hidup itu kan harus dikenang,” ujar Abah Elang.»

Menurutnya, pembangunan KERATON UMKM Lebak Ruhay bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan materi. Tempat tersebut diharapkan menjadi wadah pendampingan sekaligus ruang tumbuh bagi masyarakat yang menjalankan usaha.

Abah Elang menilai potensi UMKM di Kabupaten Lebak sangat besar. Namun, potensi tersebut masih membutuhkan wadah, kesempatan, promosi, serta pendampingan yang konsisten agar dapat berkembang lebih jauh.

«“Potensi UMKM di Lebak ini bagus, tapi kesempatan dan wadahnya yang kurang. Oleh karena itu, kami memfasilitasi para pelaku UMKM dengan menyediakan tempat ini, yang kami beri nama KERATON UMKM Lebak Ruhay. Kami tidak mencari makan atau mengejar materi di sini, ini murni bentuk pendampingan untuk masyarakat Lebak,” katanya.»

Disiapkan Menjadi Pusat UMKM Terpadu

KERATON UMKM Lebak Ruhay dirancang bukan hanya sebagai tempat transaksi jual beli, tetapi juga sebagai ruang pembinaan, pertemuan, diskusi, dan pengembangan jejaring antar pelaku usaha.

Dalam pengembangannya, kawasan tersebut disiapkan secara bertahap hingga menjadi bangunan empat lantai dengan berbagai fasilitas pendukung.

Di antaranya terdapat meeting room yang dapat dimanfaatkan untuk perhimpunan maupun asosiasi pegiat UMKM, ruang diskusi, serta area santai dengan konsep pedestrian yang nyaman bagi masyarakat.

Konsep tersebut diharapkan membuat KERATON UMKM Lebak Ruhay tidak sekadar menjadi pusat perdagangan, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat dan tempat lahirnya berbagai kolaborasi baru.

Dengan konsep tersebut, pelaku UMKM dapat memiliki ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun jaringan dengan komunitas, organisasi, konsumen, maupun pihak-pihak lain yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi lokal.

Strategi Promosi Digital Jadi Perhatian

Selain pembangunan dan penataan fasilitas fisik, pengelola KERATON UMKM Lebak Ruhay juga menaruh perhatian besar terhadap kekuatan promosi digital.

Perkembangan media sosial seperti Instagram dan TikTok dinilai dapat menjadi sarana penting untuk memperkenalkan produk UMKM Lebak kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kekuatan media sosial saat ini luar biasa. Nanti kita akan padukan dengan pengelolaan admin media sosial yang profesional seperti Instagram dan TikTok untuk mengelola narasi, promosi, dan konten penunjang,” ujar Abah Elang.

Menurutnya, pengelolaan promosi digital secara profesional dapat membantu membangun citra produk lokal sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

“Kalau penataan bagus dan promosinya viral, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal pasti akan jalan,” lanjutnya.

Strategi tersebut dinilai penting di tengah perubahan pola pemasaran yang semakin bergeser ke platform digital. Produk UMKM tidak lagi hanya mengandalkan pasar sekitar, tetapi dapat diperkenalkan kepada konsumen dari berbagai daerah melalui konten dan promosi yang kreatif.

Bupati Lebak Diharapkan Berikan Dukungan

Menjelang pelaksanaan grand launching, kehadiran Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya dalam agenda peresmian diharapkan menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem UMKM di Kabupaten Lebak.

Dukungan pemerintah daerah bersama masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pihak lainnya menjadi salah satu faktor penting agar keberadaan KERATON UMKM Lebak Ruhay dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas produk, kemasan, pemasaran, hingga perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM.

Menjadi Penggerak Ekonomi Baru di Rangkasbitung

Berada di kawasan Jalan Sunan Kalijaga, tepat di depan Terminal Kota Rangkasbitung, KERATON UMKM Lebak Ruhay memiliki posisi yang strategis untuk menjadi salah satu titik aktivitas ekonomi baru di wilayah perkotaan.

Selain menjadi wadah pemasaran produk lokal, kawasan ini diharapkan turut mendukung penataan kawasan kota sekaligus menciptakan ruang ekonomi yang lebih hidup bagi masyarakat.

Grand launching pada 21 Agustus 2026 akan menjadi langkah awal bagi KERATON UMKM Lebak Ruhay untuk memperkenalkan konsep dan semangat pemberdayaan tersebut kepada masyarakat Kabupaten Lebak.

Ke depan, tantangan yang harus dijawab bukan hanya mendatangkan pengunjung, tetapi memastikan para pelaku UMKM yang bergabung mampu berkembang, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan memiliki daya saing.

Jika dikelola secara konsisten dan kolaboratif, KERATON UMKM Lebak Ruhay berpotensi menjadi salah satu simpul baru perekonomian masyarakat di Rangkasbitung dan Kabupaten Lebak.

Lebih dari sekadar pusat perdagangan, KERATON UMKM Lebak Ruhay diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha lokal sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi masyarakat Lebak dari tingkat lokal menuju pasar yang lebih luas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *