Example floating
Example floating

Rohim Budiman Buka Suara soal Pemberitaan Akun TikTok @ABAH80, Tegaskan Tak Pernah Serang Wartawan dan Media

d4b09c0b1b28a408a1a4205d135add5c
spanduk 120x600

PORTALINFORMASINUSANTARA.COM — Rohim Budiman atau yang dikenal dengan nama Abah80 angkat bicara menyikapi sejumlah pemberitaan yang mengaitkan akun TikTok @ABAH80 dengan pernyataan yang dinilai menyerang atau mencemarkan nama baik wartawan, media, LSM maupun organisasi kemasyarakatan (ormas).

Melalui hak jawab dan klarifikasi terbuka yang disampaikan pada 26 Agustus 2026, Rohim menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud menghina, melecehkan, menyudutkan ataupun mencemarkan nama baik wartawan, profesi jurnalistik, perusahaan pers, LSM maupun ormas secara keseluruhan.

logo

Ia menjelaskan bahwa pernyataan yang menjadi sorotan sejak awal menggunakan istilah “oknum” dan ditujukan kepada individu tertentu yang menurutnya diduga melakukan tindakan tidak patut.

“Pernyataan saya sejak awal menggunakan istilah ‘oknum’, yang secara jelas ditujukan kepada individu tertentu yang diduga melakukan tindakan tidak patut,” ujar Rohim dalam klarifikasinya.

Rohim menyebut tindakan yang dimaksud berkaitan dengan dugaan fitnah, tekanan maupun pemerasan terhadap pihak tertentu di lingkungan lembaga pendidikan maupun guru.

Tegaskan Tidak Generalisasi Profesi

Rohim menilai pernyataannya tidak tepat apabila kemudian dimaknai sebagai serangan terhadap seluruh wartawan, perusahaan media, LSM ataupun ormas.

Menurut dia, kritik terhadap dugaan perilaku seorang individu semestinya tidak digeneralisasikan menjadi tudingan terhadap profesi atau lembaga secara keseluruhan.

Ia pun menyampaikan penghormatan kepada wartawan dan perusahaan pers yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, termasuk LSM dan ormas yang bekerja sesuai aturan serta ketentuan hukum.

Minta Media Memuat Klarifikasi

Atas munculnya pemberitaan terkait akun TikTok @ABAH80, Rohim meminta media yang telah memberitakan persoalan tersebut agar turut memberikan ruang terhadap hak jawab dan klarifikasi yang disampaikannya.

Menurutnya, penyampaian klarifikasi penting agar masyarakat mendapatkan informasi secara utuh, berimbang dan tidak terlepas dari konteks pernyataan awal.

Rohim juga menyatakan dirinya terbuka apabila persoalan tersebut perlu diselesaikan melalui mekanisme klarifikasi, dialog maupun proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setiap dugaan tentunya harus diuji berdasarkan fakta dan bukti, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tegasnya.

Rohim menambahkan, klarifikasi tersebut merupakan pernyataan pribadi sebagai netizen dan tidak mewakili media, LSM maupun ormas tertentu.

Dengan hak jawab tersebut, Rohim berharap polemik mengenai akun TikTok @ABAH80 dapat ditempatkan secara proporsional dan tidak menimbulkan kesimpulan yang menggeneralisasi pernyataannya sebagai serangan terhadap profesi wartawan, perusahaan pers, LSM maupun ormas secara keseluruhan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *