Example floating
Example floating

Puluhan Aktivis Banten Audiensi dengan Kesbangpol, Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Bersih dan Anti Korupsi

Kolase foto audiensi puluhan aktivis ormas dan LSM Provinsi Banten bersama Kesbangpol Banten dalam forum silaturahmi dan penguatan komitmen pemerintahan bersih dan anti korupsi
Puluhan aktivis dari 25 organisasi kemasyarakatan dan LSM di Provinsi Banten berpose bersama usai audiensi dan silaturahmi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten di Kota Serang, Jumat (23/1/2026), sebagai bentuk komitmen bersama mengawal pemerintahan yang bersih, transparan, dan anti korupsi. (Foto: Dok. Portalinformasinusantara.com)
spanduk 120x600

SERANG | Portalinformasinusantara.com — Puluhan aktivis dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Provinsi Banten menggelar silaturahmi sekaligus audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten, Jumat (23/1/2026), di Kota Serang – KP3B.

Sedikitnya 25 ormas dan LSM menghadiri audiensi tersebut. Pertemuan itu diikuti langsung oleh para ketua umum masing-masing organisasi sebagai representasi masyarakat sipil yang aktif menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah.

logo

Audiensi ini menjadi forum dialog terbuka antara pemerintah daerah dan kalangan aktivis dengan tujuan memperkuat komitmen bersama dalam membangun Provinsi Banten yang maju, transparan, serta bebas dari praktik korupsi.

Baca Juga: Ahmad, Pengelola MBG Desa Padasuka: Menyambung Rantai Kesejahteraan dan Memberdayakan Masyarakat

Dalam forum tersebut, para aktivis menyampaikan berbagai pandangan kritis dan gagasan konstruktif. Mereka menegaskan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat sipil guna mencegah miskomunikasi dan mispersepsi yang berpotensi menghambat proses pembangunan.

Aktivis senior Banten, Ari Cahyadi, secara tegas meminta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak bersikap alergi terhadap kritik yang disampaikan aktivis.

“Kami berharap para pimpinan OPD tidak alergi terhadap kritik dari kami, kaum aktivis. Untuk mewujudkan Banten yang anti korupsi, harus terjalin komunikasi dua arah agar tidak terjadi miskomunikasi yang berujung pada mispersepsi,” tegas Ari.

Ia menekankan bahwa sinergitas antara aktivis, kepala OPD, dan Gubernur Banten sebagai pimpinan tertinggi di daerah merupakan kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Baca Juga: BGN Pastikan 32.000 Pegawai SPPG Jadi PPPK, Ini Skema Gaji 2026

“Harus ada sinergi antara kaum aktivis dengan para kepala OPD, yang bermuara kepada Gubernur Banten sebagai pimpinan nomor satu di Provinsi Banten,” lanjutnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi Nusantara (Baralak), Yudistira, mengungkapkan masih adanya kendala yang kerap dihadapi aktivis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Ada sedikit kendala bagi kami para aktivis, yakni tindak lanjut dari hal-hal yang kami kritisi kerap tidak segera mendapatkan tanggapan,” ujarnya.

Menurut Yudistira, kondisi tersebut tidak terlepas dari maraknya organisasi yang disalahgunakan oleh oknum tertentu dan tidak berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Purbaya Tegaskan Pengawasan Rekening Pejabat Pajak hingga Eselon III

“Fenomena menjamurnya organisasi yang kemudian dipergunakan oleh oknum anggota LSM bukan untuk kepentingan masyarakat, melainkan demi kepentingan pribadi, turut menciptakan stigma negatif terhadap aktivis,” katanya.

Karena itu, Yudistira mendorong Kesbangpol Provinsi Banten untuk mengambil langkah tegas dan terukur melalui peningkatan kualitas serta kapasitas organisasi masyarakat.

“Saya meminta Kesbangpol melakukan uji kompetensi terhadap perkumpulan atau LSM yang ada. Tujuannya agar kapasitas dan eksistensinya benar-benar dapat digunakan untuk membantu mewujudkan pemerintahan yang baik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum LSM Eks Napi, TB Deli Suhendar, menegaskan bahwa kritik yang disampaikan aktivis selama ini bersifat konstruktif, bukan destruktif.

“Semua kritik yang disampaikan para aktivis adalah kritik konstruktif. Namun saat ini, antara kaum aktivis dan Pemprov Banten seolah masih ada sekat yang memicu terjadinya mispersepsi,” tegasnya.

TB Deli juga menyoroti jaminan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum yang telah diatur dalam undang-undang. Ia menilai, penyampaian aspirasi tidak seharusnya dibenturkan dengan aparat keamanan.

Baca Juga: Ramadan, MBG Tetap Jalan: Makanan Dibagikan di Sekolah dan Dikonsumsi Saat Berbuka

“Aspirasi yang kami sampaikan bukan berdasarkan kepentingan pribadi, melainkan hasil investigasi yang memiliki nilai kebenaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak anti kritik dan berkomitmen menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan aktivis.

“Seluruh aspirasi hari ini akan kami sampaikan langsung kepada Gubernur Banten. Selama legalitas LSM dan ormas dapat dipertanggungjawabkan, tidak ada persoalan. Para kepala OPD maupun Gubernur Banten tidak anti terhadap kritik,” tegasnya.

Kesbangpol juga mengimbau seluruh LSM dan ormas agar segera melengkapi dan menyerahkan legalitas organisasi untuk dilakukan pendataan secara resmi.

“Kami mengajak seluruh LSM dan ormas menyerahkan legalitasnya kepada Kesbangpol agar dapat didata dan menjadi bagian dari misi pembangunan Gubernur Banten,” tambahnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan aktivis, sekaligus menjadi fondasi bersama dalam mengawal pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Seluruh komitmen dan aspirasi tersebut sejalan dengan Visi Provinsi Banten, yakni mewujudkan Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera, dan berakhlak, melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan. (red)

Editor | Portalinformasinusantara.com

Tegas • Faktual • Tajam • Berpihak pada Kebenaran Publik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *