JAKARTA | Portalinformasinusantara.com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memperingatkan seluruh jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar bekerja secara jujur, profesional, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan rakyat.
Prabowo menegaskan, direksi dan komisaris BUMN yang tidak mampu menjalankan amanah dengan integritas diminta untuk segera mengundurkan diri, karena negara membutuhkan sosok-sosok yang bersih, kompeten, dan bertanggung jawab dalam mengelola kekayaan publik.
Baca Juga: DJP Siapkan Sanksi Tegas bagi Konsultan Pajak Terseret Kasus Suap Jakut
Peringatan keras tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan di Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).
“BUMN sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu. Kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Banyak yang siap menggantikan,” tegas Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyoroti lemahnya integritas dan tata kelola di sejumlah BUMN. Ia menilai persoalan tersebut bersumber dari kualitas kepemimpinan yang belum optimal serta adanya direksi yang tidak kompeten, sehingga berdampak langsung terhadap kinerja dan kerugian perusahaan negara.
Baca Juga: Prabowo Soroti Kritik Tidak Sehat: Menteri Turun ke Lokasi Bencana Bukan untuk Wisata
“Pengalaman kita terlalu banyak. Ada direksi BUMN yang tidak baik. Saya sudah menugaskan Kepala Danantara dan beberapa menteri untuk membersihkan semua BUMN. Jumlah BUMN sangat banyak dan tidak sedikit yang merugi,” ujar Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa pembenahan total BUMN menjadi agenda prioritas pemerintahannya. Ia memastikan hanya figur-figur yang profesional, jujur, dan bertanggung jawab yang akan dipercaya mengelola sumber daya serta kekayaan negara.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Minat Swasta Kelola Lumpur Banjir Aceh, Pemerintah Dorong Percepatan Normalisasi Sungai
“Untuk mengisi kemerdekaan, kita harus mengelola sumber daya dan kekayaan bangsa dengan penuh tanggung jawab. Itu adalah misi nasional yang tidak bisa ditawar,” pungkas Prabowo.
Editor | Portalinformasinusantara.com
Tegas • Faktual • Tajam • dan Berpihak pada Kebenaran Publik

















