Example floating
Example floating

Pemprov Banten Tegaskan Koperasi Jadi Motor UMKM, Targetkan 1.551 Gerai Kopdes Merah Putih 2026

Musyawarah Wilayah II Dekopin Banten di Gedung Negara Provinsi Banten membahas penguatan koperasi dan UMKM 2026
Asisten Daerah Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemprov Banten serta Menteri Koperasi RI menghadiri Muswil II Dekopin Banten di Kota Serang, Senin (16/2/2026).
spanduk 120x600

LEBAK | Portalinformasinusantara.com — Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya menjadikan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi daerah, khususnya dalam memperluas akses pasar dan permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penegasan itu disampaikan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Banten yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (16/2/2026).

logo

Asisten Daerah Bidang Pembangunan dan Ekonomi Budi Santoso, mewakili Gubernur Banten Andra Soni, menyatakan koperasi merupakan gerakan sosial ekonomi berbasis gotong royong yang relevan untuk menjawab tantangan pemerataan dan kemandirian ekonomi daerah.

Baca Juga: Pelajar SMAN 2 Rangkasbitung Kehilangan Motor Saat Pawai Tarhib Ramadan, Polisi Lakukan Olah TKP

“Koperasi dapat menjadi fondasi kemandirian ekonomi sekaligus instrumen pemerataan jika dikelola secara modern, transparan, dan akuntabel,” tegas Budi.

Ia menekankan, koperasi tidak boleh berjalan secara konvensional tanpa inovasi. Di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis, koperasi harus tampil sebagai agregator produk UMKM, memperkuat rantai pasok lokal, menyediakan akses permodalan melalui koperasi simpan pinjam, serta meningkatkan daya tawar anggota.

Pemprov Banten juga mendorong peran aktif Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Banten dalam melakukan pendampingan, edukasi, serta integrasi koperasi dengan ekosistem digital dan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Baca Juga: Disorot Organisasi Antikorupsi, Dugaan Pungutan Dokumen Lingkungan di LHK Banten

Progres 1.551 Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Dalam forum tersebut dipaparkan perkembangan pembangunan 1.551 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tahun 2026. Hingga saat ini, 828 lokasi (53 persen) telah memiliki lahan terdata, sementara 723 lokasi (47 persen) masih dalam proses pendataan.

Data tersebut menjadi dasar percepatan koordinasi lintas daerah agar gerai KDKMP berfungsi sebagai simpul distribusi kebutuhan pokok dan produk lokal masyarakat secara merata.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan Dekopinwil Banten periode 2020–2025 atas kontribusi selama lima tahun terakhir.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

“Saya menyampaikan apresiasi atas perjuangan kepengurusan sebelumnya yang penuh dinamika,” ujarnya.

Ferry mendorong kepengurusan baru memperkuat program Koperasi Merah Putih, termasuk pembentukan Toko Rakyat Serba Ada (Tora Sera) di berbagai daerah. Menurutnya, potensi ekonomi desa harus dikelola secara profesional dalam wadah koperasi agar menghasilkan nilai tambah nyata bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian produksi. Produk kebutuhan masyarakat diharapkan diproduksi pelaku usaha lokal dan diprioritaskan masuk ke jaringan ritel Kopdes Merah Putih.

Ferry menilai Banten memiliki potensi strategis di sektor industri, manufaktur, perdagangan, jasa, perikanan, kelautan, hingga pariwisata. Kedekatan wilayah dengan Daerah Khusus Jakarta memperkuat posisi Banten sebagai simpul distribusi nasional.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan TNI Tak Pernah Langgar HAM, Kritik Standar Ganda Barat

Jika seluruh potensi tersebut dikonsolidasikan dalam ekosistem koperasi yang modern dan terdigitalisasi, koperasi di Banten diyakini mampu naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Muswil II Dekopin Banten sendiri bertujuan memilih Ketua Dekopin Wilayah Banten serta merumuskan program kerja untuk memperkuat perekonomian masyarakat.

Ketua Dekopin Wilayah Banten terpilih, Hasbi Sidik, menegaskan komitmennya memperkuat organisasi, memperluas kemitraan, serta mendorong inovasi dan digitalisasi koperasi di Banten.

“Kami siap meningkatkan kinerja organisasi, memperluas jejaring, serta membangun kolaborasi antar koperasi dan pelaku usaha demi kemajuan masyarakat Banten,” ujar Hasbi.

Editor | Portalinformasinusantara.com
Tegas • Faktual • Tajam • Berpihak pada Kebenaran Publik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *