Example floating
Example floating

Gubernur Banten Andra Soni Dampingi Menko PMK Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

image berita 8c457d67 96b4 42de a280 b38181880ec6
spanduk 120x600

BANTEN | Portalinformasinusantara.com — Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Banten memastikan kesiapan layanan transportasi penyeberangan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau langsung kesiapan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (14/3/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, armada kapal, serta sistem pelayanan penyeberangan guna mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat selama musim mudik Lebaran tahun ini.

logo

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Prof. Teuku Faisal Fathani.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memeriksa sejumlah titik strategis di kawasan pelabuhan, terutama Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak, yang menjadi jalur utama penyeberangan kendaraan kecil dan penumpang pejalan kaki menuju Pulau Sumatra. Selain itu, rombongan juga mengecek kesiapan armada kapal yang akan beroperasi selama masa arus mudik untuk memastikan pelayanan penyeberangan berjalan optimal.

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa peninjauan tersebut bertujuan memastikan seluruh pihak siap menghadapi potensi lonjakan pemudik Lebaran 2026.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 143 juta orang. Namun, angka tersebut berpotensi meningkat saat realisasi di lapangan.

“Target kita tentu saja agar mudik berjalan aman, lancar, nyaman, dan selamat,” ujar Pratikno.

Ia menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan mulai terjadi sekitar 18 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada akhir Maret 2026.

Dengan rentang waktu mudik yang relatif panjang, pemerintah berharap pergerakan masyarakat dapat tersebar dalam beberapa hari sehingga tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.

“Arus mudik diharapkan lebih merata karena tahun ini terdapat akhir pekan panjang, kebijakan flexible working arrangement bagi ASN, cuti bersama, serta libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri,” jelasnya.

Pratikno juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan, termasuk faktor cuaca dan kondisi operasional pelabuhan. Petugas di lapangan diminta tetap siaga dan responsif dalam melayani pemudik apabila terjadi kendala.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dan arahan petugas agar perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, lancar, dan selamat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa aparat telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan penumpang di kawasan Pelabuhan Merak.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penguatan fasilitas pendukung, termasuk penambahan zona penyangga (buffer zone) guna mengurai kepadatan kendaraan yang menuju pelabuhan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah pelabuhan alternatif untuk mengantisipasi antrean panjang di Pelabuhan Merak. Salah satunya adalah pemanfaatan Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera, serta penggunaan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon sebagai jalur alternatif menuju kawasan pelabuhan.

“Selain itu, ada pelabuhan yang dapat dijadikan alternatif ketika antrean cukup panjang, yakni Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menyoroti pentingnya keberadaan command center dan media center selama masa arus mudik Lebaran. Menurutnya, kedua fasilitas tersebut memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi secara cepat dan akurat kepada masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kebijakan dapat tersosialisasi secara luas kepada masyarakat,” pungkasnya.

Editor | Portalinformasinusantara.com

Tegas • Faktual • Tajam • dan Berpihak pada Kebenaran Publik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *