LEBAK, Kabupaten Lebak Provinsi Banten dengan beragam potensi yang ada, saat ini menjadi daerah yang sedang berkembang. Geliat perkembangan Kabupaten Lebak lebih terlihat saat Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan jalan Tol Serang – Panimbang dan Waduk Karian diresmikan langsung oleh Presiden Jokowidodo saat masih menjabat beberapa tahun yang lalu.
Perkembangan Kakupaten Lebak ini tentunya tidak lepas dari investor yang menginvestasikan uangnya untuk membuka bidang usaha di Lebak, yang nantinya akan menarik tenaga kerja dari penduduk setempat. Hal ini tentunya juga akan membawa dampak positif bagi perekonomian penduduk sekitar.
Bukan persoalan yang mudah untuk bisa menarik para investor datang lalu menginvestasikan uangnya lalu membuka usaha yang bisa menghasilkan keuntungan, selain dibutuhkan lokasi yang mempunyai potensi usaha, investor yang akan datang untuk berinvestasi biasanya meminta lokasi yaang aman dan jauh dari gangguan bersifat premanisme dari masyarakat setempat atau pendatang,
BACA: Pj Bupati Lebak Ancam Cabut Izin Galian Tanah Jalan Maja – Koleang
Hal ini terungkap saat Redaksi berbincang degan Tokoh Pemuda Desa Citeras Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Hasan Basri, S. Pd.I., yang keseharian akrab dipanggil dengan sebutan Acong.
“Bebicara soal investor, kita harus memaksimalkan setiap jengkal potensi yang ada di wilayah kita dengan cara memberikan kenyamanan, dan keamanan kepada investor yang datang menanamkan investasinya di wilayah tersebut, dalam subtansi ini saya berbicara Desa Citeras tempat saya di besarkan” katanya.
BACA: Bikin Jalan Rawan Kecelakaan, Galian Tanah Merah di Kp Pasir Gendok Dikeluhkan Warga
Menurutnya rasa aman dan nyaman serta kepastian dalam bidang usaha apapun adalah faktor penting yang dapat mendatangkan para pelaku usaha ke suatu wilayah.
“Sebagai salah satu desa yang masuk wilayah industri di Kabupaten Lebak, perlahan tapi pasti, Desa Citeras menjadi pilihan alternatif para pengusaha luar daerah menanamkan investasinya disini, mengingat desa ini berbatasan langsung dengan wilayah industri serang timur, tentu akan banyak yang bisa ditopang daerah ini untuk kebutuhan pembangunan wilayah tetangga,” ungkap Acong yang juga merupakan salahsatu aktivis Lebak yang kerap jadi orator aksi unras ini sambil meminum kopu kupu-kupu kesukaannya
Sosok berpenampilan casual dan slengean ini menambahkan. Kondusifitas adalah jawaban dari geliat dunia usaha yang kini mulai merambah wilayah Desanya, hal ini pula yang mendorong dirinya bersama tokoh pemuda lainnya berusaha menciptakan wilayah Desa Citeras menjadi aman dan nyaman bagi para investor.
“Kuncinya adalah keterbukaan kepada pihak luar serta menjaga kepercayaan dari para investor. Kondusifitas itu wajib hukumnya. Kami merangkul semua komponen masyarakat dari berbagai kalangan, mengutip dari ungkapan mantan wapres Adam Malik ‘Semua Bisa Diatur, kata Acong lagi. (**/red)

















