Example floating
Example floating

Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah, Umsaroh Buktikan Dedikasi dan Kreativitasnya di Dunia Pendidikan dan UMKM

Umsaroh pengusaha Batik Canting sekaligus Kepala Sekolah SDN Bojongleles 1 Cibadak Lebak.
Umsaroh saat memperlihatkan koleksi Batik Canting hasil kreasinya di galeri batik miliknya di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.
spanduk 120x600

LEBAK, PIN – Perjalanan hidup seseorang sering kali dimulai dari langkah sederhana. Namun dengan kerja keras dan ketekunan, langkah kecil tersebut bisa membawa perubahan besar. Kisah itulah yang tercermin dari perjalanan karir Umsaroh, seorang perempuan asal Kampung Pancur, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

Sebelum seperti sekarang, Umsaroh mengawali pengabdiannya di dunia pendidikan sebagai guru bantu. Di masa itu, ia menjalani profesinya dengan penuh kesabaran dan dedikasi, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan yang kerap dirasakan oleh para tenaga pendidik honorer.

logo

Namun berkat kegigihan serta komitmennya dalam mendidik generasi muda, kesempatan pun datang. Umsaroh kemudian dipercaya menjadi guru tetap, hingga akhirnya diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga pendidik di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak.

Di lingkungan kerja maupun masyarakat sekitar, Umsaroh dikenal sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, serta mudah bergaul dengan berbagai kalangan. Karakter itulah yang membuatnya memiliki kedekatan dengan rekan sesama guru, siswa, hingga masyarakat di lingkungannya.

Tak hanya fokus pada dunia pendidikan, Umsaroh juga memiliki jiwa kreatif di bidang usaha. Ia mencoba mengembangkan kerajinan tangan berupa batik, yang kemudian melahirkan sebuah usaha UMKM bernama Batik Canting.

umsaroh 3
Umsaroh, saat memperlihatkan batik chanting produk UMKM yang dikelolanya

Tak disangka, batik hasil kreasi tangannya mendapat sambutan positif dari masyarakat. Motif yang unik serta memiliki sentuhan khas membuat Batik Canting diminati berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga sejumlah tokoh dan pejabat di Kabupaten Lebak.

Seiring waktu, usaha batik yang ia rintis pun semakin dikenal luas dan menjadi salah satu produk kerajinan lokal yang memiliki ciri khas tersendiri.

Sementara itu, dalam perjalanan karirnya di dunia pendidikan, dedikasi Umsaroh kembali mendapat kepercayaan. Ia kini menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Bojongleles 1, sebuah sekolah yang lokasinya berada tidak jauh dari kediamannya di Kampung Pancur.

Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan komitmennya selama bertahun-tahun dalam dunia pendidikan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Selain aktif di lingkungan sekolah, Umsaroh juga terlibat dalam organisasi pendidikan. Saat ini ia dipercaya menjabat sebagai Bendahara Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cibadak, yang memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi dan peningkatan mutu pendidikan di tingkat kecamatan.

Bahkan, dinamika organisasi profesi guru di wilayah Cibadak juga mulai melirik sosoknya. Berdasarkan informasi yang berkembang di kalangan pendidik, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PGRI Kecamatan Cibadak mendatang, nama Umsaroh disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat yang digadang-gadang maju sebagai calon Ketua PGRI Kecamatan Cibadak.

Bagi masyarakat sekitar, perjalanan hidup Umsaroh menjadi contoh bahwa ketekunan, kerja keras, serta semangat untuk terus berkembang dapat membuka banyak peluang dalam kehidupan.

Dari seorang gadis kampung yang memulai karir sebagai guru bantu, kini ia dikenal sebagai kepala sekolah, penggerak organisasi pendidikan, sekaligus pelaku UMKM batik yang menginspirasi masyarakat di Kabupaten Lebak. (Red)

editor: Yudistira

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *