Example floating
Example floating

Menuju Birokrasi Bersih, Lapas Cilegon Tegaskan Komitmen WBK–WBBM

Kalapas Cilegon Raja Muhammad Ismael Novadiansyah saat memberikan arahan internalisasi WBK dan WBBM
Kalapas Kelas IIA Cilegon menyampaikan penguatan nilai integritas dalam kegiatan internalisasi WBK dan WBBM. (Foto: Istimewa/Dok. Portalinformasinusantara.com)
spanduk 120x600

CILEGON | Portalinformasinusantara.com — Dalam rangka memperkuat reformasi birokrasi dan menanamkan nilai integritas di lingkungan kerja, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, menyelenggarakan kegiatan Internalisasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Rabu, 4 Februari 2025, bertempat di Aula Gedung I Lapas Cilegon.

Kegiatan ini bertujuan menyatukan pemahaman seluruh jajaran bahwa WBK dan WBBM bukan sekadar target penilaian administratif, melainkan nilai fundamental yang harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

logo

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, memberikan penguatan nilai serta arah kebijakan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Lapas Cilegon. Ia menegaskan bahwa perubahan organisasi harus dimulai dari kesadaran dan komitmen individu.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Kudus, BGN Evaluasi SPPG dan Siapkan Sanksi

“WBK dan WBBM tidak akan bermakna jika hanya dipahami sebagai program. Nilai tersebut harus menjadi cara berpikir, cara bersikap, dan cara bekerja dalam keseharian,” tegas Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.

Kalapas juga menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. Menurutnya, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab aparatur menjadi kunci utama pelayanan publik yang berkualitas.

“Ketika kita bekerja dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab, di situlah kepercayaan masyarakat tumbuh. Kepercayaan publik adalah modal terbesar dalam pelayanan,” tambahnya.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Mulyadi Jayabaya Raih Anugerah INDOPOSCO

Rangkaian kegiatan internalisasi diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan pembacaan doa, pemaparan rencana kerja tahun 2026, serta penguatan materi WBK dan WBBM oleh Kepala Lapas Cilegon.

Melalui kegiatan ini, Lapas Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani, sekaligus menjadikan nilai integritas sebagai nafas dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.

Internalisasi WBK dan WBBM diharapkan tidak berhenti pada tataran seremonial, tetapi berlanjut dalam tindakan nyata guna menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berkeadilan.

Editor | Portalinformasinusantara.com

Tegas • Faktual • Tajam • dan Berpihak pada Kebenaran Publik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *